Paket Agus Noor

Rp205.000 Rp169.125

Hemat: Rp35.875 (17.5%)

Tersedia 3 paket

*) jumlah stok paket bergantung pada jumlah stok masing-masing produk yang terdapat dalam paket

Paket Agus Noor


Rincian produk

Dimensi Produk: 14.00 x 6.00 x 21.00 (p x l x t)

Isi paket: 3 produk

Berat pengiriman: 780 gram

Isi paket

  1. Memorabilia dan Melankolia (1 barang)
  2. Cinta Tak Pernah Sia-Sia (1 barang)
  3. Lelucon Para Koruptor (Edisi Bertanda Tangan) (1 barang)

Rincian Paket

Memorabilia dan Melankolia

Status: tersisa 5 lagi!

Harga: Rp65.000 Rp55.250

Memorabilia dan Melankolia (1 barang)

Dalam Memorabilia & Melankolia ini Agus Noor terobsesi oleh berbagai persoalan yang menyedihkan, antara lain kebobrokan politik, kebobrokan keluarga, dan kebobrokan individu-individu, yang mungkin karena masalah internal atau eksternal, mempunyai perilaku menyimpang, di mana keadilan dan kebenaran dinafikan demi kepentingan individu-individu tertentu. Dalam harkatnya sebagai pengarang, Agus Noor fokus pada korban dan individu-individu dengan perilaku menyimpang pun disamarkan dalam dunia yang kelam.


Harkat sebagai pengarang menuntut konsekuensi lain, yaitu kemampuan berbahasa. Siapa pun boleh mengungkap keprihatinan, dan siapapun boleh mengungkap keprihatinan, dan siapa pun boleh menggambarkan dunia yang kelam, tapi tanpa kemampuan mengolah bahasa yang tepat, sukar bagi siapa pun untuk menjadi pengarang. Karena itulah, Agus Noor berjuang untuk mengatasi dominasi kekuatan bahasa, dan Agus Noor keluar sebagai pemenang, dan karena itulah, Agus Noor tidak tampak sebagai penggugat terhadap kebobrokan, tetapi sebagi pengarang yang prihatin terhadap kebobrokan.
--Budi Darma--

Dunia urban dan kontemporer dalam cerpen-cerpen Agus Noor, menjelma menjadi sejenis dongeng. Dan dongeng menjadi perkakas yang unik untuk mengomentari situasi urban dan kontemporer ini, baik moral maupun politik, seringkali dengan humor yang melimpah.
--Eka Kurniawan--

Memperhatikan cerita-cerita dalam buku ini, kerja kepengarangan itu seperti pura-pura menjadi Tuhan, tetapi jika Tuhan bisa mulai dari nol, maka pengarang tidak mungkin memutihkan dunia dahulu sebelum mengarang. Tidak seperti Tuhan, pengarang terkodratkan bekerja dari segala sesuatu yang sudah diadakan oleh Tuhan. Jika Tuhan bisa menciptakan dunia dan kehidupannya dari titik nol, maka pengarang hanya mungkin "mengarang" berdasarkan dunia dan kehidupan yang sudah ada.
Cerita-cerita dalam buku ini menunjukkan, yang disebut mengarang kemudian mempunyai arti apakah pengarang akan menerima, menolak, atau bernegosiasi dengan dunia itu. Berdasarkan sikap yang manapun, salah satu maupun ketiganya sekaligus, terbuka peluang bagi pengarang untuk membongkar dunia tersebut dan menyusunnya kembali dengan peralatan yang disebut imajinasi. Dalam penyusunan kembali itulah kreativitas bekerja. Dengan cara membaca seperti ini, pembaca dapat menyaksikan bagaimana pengarang bernama Agus Noor ini berjuang untuk mengarang, semengarang-mengarangnya, bagaikan tiada lagi yang bisa lebih ngarang.
--Seno Gumira Ajidarma--

Rincian produk

Penulis: Agus Noor

Penerbit: Gambang

Paperback: vi+254 halaman

Tahun Terbit: 2015

Bahasa: Bahasa Indonesia

ISBN: 978-602-6776-11-2

Cinta Tak Pernah Sia-Sia

Status: tersisa 5 lagi!

Harga: Rp65.000 Rp55.250

Cinta Tak Pernah Sia-Sia (1 barang)

Sebuah perjalanan dan proses kreatif sebagai penulis cerpen di Kompas Minggu selama 27 tahun.

SEBAGAI AHLI WARIS PELBAGAI KHAZANAH SASTRA DUNIA, Agus Noor sangat berani mengeksplorasi gaya. Mulai dengan siasat estetis di zaman Orde baru, sampai menolak untuk didefinisikan ketika menulis cerpen dengan berbagai gaya: surealis, absurd, populer, bahkan metropop.

Baginya, menulis bukan semata-mata soal gaya atau teknik, tapi cara memandang, menanggapi, dan menyikapi dunia. Dunia macam apa yang ditanggapi dengan Cinta Tak Pernah Sia-sia?


Rincian produk

Penulis: Agus Noor

Penerbit: Kompas

Paperback: xvi+272 halaman

Tahun Terbit: 2017

Bahasa: Bahasa Indonesia

ISBN: 978-602-412-295

Lelucon Para Koruptor (Edisi Bertanda Tangan)

Status: tersisa 6 lagi!

Harga: Rp75.000 Rp63.750

Lelucon Para Koruptor (Edisi Bertanda Tangan) (1 barang)

Ketika tawa dan sedih pun dikorupsi, apa lagi sebenarnya makna kebaikan bagi koruptor?

Agus Noor, cerpenis terkemuka dalam sastra Indonesia kontemporer, kali ini hadir dengan kumpulan cerpen terbarunya. Mengangkat realitas korupsi di negeri ini, dengan gaya penceritaan yang "tak biasa": bila biasanya Agus Noor gemar mengembangkan kisah-kisah sadis-romantis-magis, di buku ini dia banyak bercanda dengan lelucon-lelucon yang sangat kocak, sekaligus surreal-komikal.

Disertai dengan gambar-gambar komik yang kocak, juga muram, plus mencekam, pembaca takkan hanya mendapatkan cerita-cerita para koruptor dalam ragam polahnya, tetapi sekaligus "pembolak-balikkan akal sehat", yang disebutnya sebagai cara menolak menjadi tolol dan munafik secara berjamaah.


Rincian produk

Penulis: Agus Noor

Penerbit: Diva Press

Paperback: 272 halaman

Tahun Terbit: 2017

Bahasa: Bahasa Indonesia

ISBN: -